Assalamualaikum..Salam sejahtera..Selamat datang di blog saya!Bila ingin copas harap cantumkan kode url blog saya ya ^_^ Ouh ya jangan percaya ya readers bila ada pihak-pihak yang mengatasnamakan blog ini karena BLOG INI TAK PERNAH MEMPUNYAI AKUN-AKUN JUALAN, PINJAMAN,DAN INVESTASI.TELITI LEBIH JAUH KOMENTAR PADA BLOG SAYA YA THX
Blowing In The Wind Pink And Green Flower
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi dan lain-lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Akuntansi dan lain-lain. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 November 2013

Buku besar ( General Ledger) adalah suatu kumpulan dari akun yang berasal dar jurnal umum.
Macam bentuk Buku Besar :

1.Bentuk Skontro
Bentuk skontro biasa disebut bentuk dua kolom.Skontro artinya sebelah menyebelah /dibagi dua yaitu sebelah debet dan sebelah kredit.
Contoh buku besar skontro :

 Nama Akun :                                                  Kode :
2.Bentuk T (T account) 
Bentuk buku besar ini adalah yang paling sederhana dna hanya berbentuk seperti huruf T besar.Sebelah kiri menunjukan sisi Debet dan sebelah kanan menunjukan sisi Kredit. Nama akun diletakan di kiri atas dan kode akun diletakan di kanan atas.
Contoh buku besar bentuk T :
  Nama akun:        Kode:









3.Bentuk staffle
Bentuk ini selalu digunakan pada kebanyakan orang. Contoh buku besar staffle:

  Nama akun:                                                     Kode:





Rabu, 27 November 2013

Pengelolaan kartu sediaan barang jadi dilakukan oleh bagian gudang dan seksi penerimaan dan penyimpanan barang jadi, seperti halnya pada pengelolaan administrasi gudang dan sediaan bahan baku,kepala bagian gudang dan seksi penerimaan dan penyimpanan mempunyai tugas seperti berikut ini:
1.Bertanggung jawab atas keamanan lingkungan gudang dari kemungkinan hilang,rusak atau gangguan lain.
2.Mengatur dan menentukan tempat penyimpanan barang(lay out gudang).
3.Menentukan jumlah maksimum dan minimum setiap jenis barang yang ada digudang.
4.Mengawasi masuk dan keluarnya baraang/bahan baku digudang.
5.Secara insendentil melakukan perhitungan secara fisik atas sisa barang/bahan baku yang ada digudang.
Kepala seksi penerimaan dan penyimpanan mempunyai tugas dan tanggung jawab antara lain seperti berikut ini:
1.Mengajukan permintaan dan pembelian bila sisa barang/bahan baku yang ada di gudang mendekati batas minimum.
2.Menerima barang/bahan baku dari pemasok, menghitung secara fisik dengan teliti dan menyimpan pada tempat yang disediakan.
3.Bertanggung jawab atas keamanan barang-barang/bahan baku yang tersimpan digudang.
4.Menyerahkan barang/bahan baku sesuai dengan permintaan bagian produksi.
5.Secara rutin memeriksa kondisi fisik barang/bahan baku dan mencocokkan dengan kartu sediaan bahan baku.


Biaya tenaga kerja juga merupakan unsur biaya utama yang digunakan untuk mengubah bahan baku menjadi produk jadi.Oleh karenanya,pemahaman terhadap elemen biaya tenaga kerja mutlak untukdipahami. Hal ini sangat berguna untuk efisiensi perusahaan,sebagai contoh apabila terlalu banyak merekrut tenaga kerjaakan berdampak meningkatnya pembayaran gaji dan upah,jika hal ini tidak diimbangi dengan output yang dihasilkanakan dapat mengakibatkan pendukung sebagai berikut.

  • Tersedianya kartu jam kerja

  • Daftar gaji dan upah
  • Perhitungan jumlah biaya tenaga kerja

  • Pembebanan biaya tenaga kerja

Kegiatan pertama yang dilakukan dalam akuntansi tenaga kerja adalah mencatat waktu kerja.Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh bagian personalia dengan dibuatkan kartu jam hadir bulanan atau dapat pula didasarkan pada satuan produk yang dihalkan pekerja yang bersangkutan.
1.Pengetian Biaya
Dalam arti sempit,biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi untuk memperoleh aktiva.Jumlah yang dikorbankan tersebut secara tidak langsung disebut harga pokok dan dicatat pada neraca sebagai aktiva.Dalam arti luas,biaya adalah pengorbanan sumber ekonomi yang dapat diukur dalam satuan uang baik yang telah terjadi maupun yang akan terjadi untuk tujuan tertentu.
2.Penggolongan Biaya
Dalam akuntansi dikenal konsep Different Cost for Different Purpose,maka biaya dapat digolongkan:
a.Menurut Objek Pengeluaran
Penggolongan biaya menurut objek pengeluaran untuk:
1)membeli bahan baku yang disebut biaya bahan baku (BBB);
2)membayar tenaga kerja yang disebut biaya tenaga kerja (BTK); dan
3)membayar biaya-biaya lain yang terjadi dipabrik yang disebut biaya overhead pabrik (BOP)
b.Menurut Fungsi Pokok dan Penjualan
Berdasarkan fungsi pokok dan penjualan,yaitu:
1)Biaya produksi:biaya-biaya yang terjadi untuk mengolah bahan baku menjadi produk jadi. Contoh: biaya bahan baku (BBB)
2)Biaya administrasi dan umum:biaya yang terjadi dalam hubungannya dengan pengaturan atau pengordinasian kegiatan produksi.
3)Biaya Penjualan dan pemasaran:biaya yang terjadi sehubungannya dengan kegiatan penjualan/pemasaran. Contoh: biaya gaji bagian pemasaran.
c.Menurut Hubungan Biaya dengan Sesuatu yang Dibiayai
1)Biaya produksi langsung:biaya yang terjadi,penyebab satu-satunyaadalah karena adanya sesuatu yang dibiayai,biaya ini langsung diperhitungkan kepokok produksi.
2)Biaya produksi tak langsung:biaya selain BB langsung dan BTKL, yang terjadi di pabrik.
d.Menurut Tingkah Laku Biaya terhadapPerubahan Volume Produksi
1)Biaya tetap/konstan:biaya yang jumlanhnya tetap pada bata-batas tertentu. Contoh:gaji untuk direktur produksi,biaya penyusutan mesin.
2)Biaya variabel:biaya yang jumlahnya akan berubah sebanding dengan [erubahan volume kegiatan. contoh:BBB,biaya lembur.
3)Biaya semi variabel:biaya yang berubah tidak sebanding dengan perubahan volume kegiatan. contoh:biaya pemeriksaan produksi.
e.Menurut Waktu Manfaatnya
1)Pengeluaran modal:biaya yang dapat dinikmati atau yang masa manfaatnya lebih dari 1 periode akuntansi. contoh: biaya reparasi mesin.
2)Pengeluaran penghasilan:biaya yang hanya mempunyai manfaat dalam periode akuntansi(1 tahun) dimana biaya tersebut terjadi. contoh: biaya pemeliharaan mesin.
Aktiva tetap adalah aktiva (kekayaan) yang dimiliki perusahaan yang diperoleh dalam bentuk siap pakai atau dibangun terlebih dahulu,sifatnya permanen dan digunakan dalam kegiatan normal perusahaan untuk jangka panjang serta mempunyai nilai yang cukup material.
Aktiva tetap mempunyai karakteristik sebagai berikut.
1.       Digunakan dalam kegiatan normal perusahaan,artinya tetap dimiliki untuk digunakan dalam operasi perusahaan bukan untuk dijual kembali (barang dagangannya),atau investasi.
2.       Masa manfaatnya lebih dari satu tahun atau satu siklus operasi normal perusahaan,dan nilai manfaatnya dapat diukur.
3.      Mempunyai nilai yang cukup material,artinya nilai/harga aktiva tersebut cukup tinggi. Misalnya tanah,bangunan,mesin-mesin,inventaris,peralatan,kendaraan. Sedang aktiva yang nilainya relative kecil,walaupun dapat digunakan dalam jangka panjang,tidak digolongkan sebagai aktiva. Misalnya: pulpen,kalkulator,gunting.
4.       Memiliki wujud fisik.
Berdasarkan sifatnya, aktiva tetap dibagi atas:
1.       Aktiva tetap berwujud (tangible fixed assets), dan
2.       Aktiva tidak berwujud (intangible fixed assets).
1.Aktiva tetap berwujud (tangible fixed assets)
Aktiva tetap berwujud seringkali disebut saja aktiva tetap,yaituaktivatetap yang mempunyai bentukfisik,dalam hal ini terdapat tiga jenis aktiva tetap berwujud,yaitu:
·         Aktiva yang merupakan sumber penyusutan (depresiasi),seperti gedung,peralatan,inventaris/equipment,kendaraan.
·         Aktiva yang merupakan sumber deplesi,seperti tambang mineral/sumber-sumber alam(mineral deposits)
·         Aktiva yang tidak mengalami penyusutan atau deplesi,seperti tanah untuk tempat bangunan perusahaaan.
2.Aktiva tidak berwujud (intangible fixed assets)
Yaituaktiva yang tidak memilik wujud fisik,tetapi mempunyai nilai/manfaat bagi perusahaan yang dinyatakan dalam bentukjaminan tertentu,seperti hak paten,goodwill,hakcipta,hak monopoli,merek dagang,biaya riset dan pengembangan, dan biaya pendirian perusahaan.

.

.

.

.
Diberdayakan oleh Blogger.